Penyebab Sakit Hati Karena Cinta, Ini Penjelasan Logisnya

Home » Romansa » Penyebab Sakit Hati Karena Cinta, Ini Penjelasan Logisnya

Pernahkan kamu bertanya apa sih penjelasan logis penyebab sakit hati karena cinta? Jika ya, maka kamu sama seperti kebanyakan orang di luar sana.

Jika dianalogikan, fenomena jatuh cinta ibarat sebuah pisau bermata dua. Satu sisi ia akan menjaga mentalmu tetap aman, bahagia, dan berwarna-warni. Sisi lainnya, ia seolah-olah kejam dan mengerikan.

Cinta dapat membuatmu sakit hati bahkan kamu sering kali tidak paham penyebabnya. Eh mungkin sebenarnya bukan cinta yang membuatmu sakit hati, tapi justru… yuk baca aja…

Logika Tentang Penyebab Sakit Hati Karena Cinta

Bicara tentang sakit hati maka itu artinya bicara tentang harapan yang tidak tercapai. Harapan dalam hal ini adalah harapan untuk dapat bersama seseorang yang kamu inginkan.

Harapan sendiri berhubungan erat dengan keinginan, dan inilah sumber malapetaka yang menjadi penyebab sakit hati karena cinta. Ya.. benar, semua berasal dari “keinginan“.

Saat sebuah keinginan muncul dalam pikiran manusia, maka ia menguasai. Pikiran akan terbang dan mengharapkan hal tersebut terjadi sesuai keinginannya. Saat berada dalam dimensi keinginan ini, kamu akan merasakan sebuah kebahagiaan semu yang tidak nyata.

Kabar buruknya, pikiran bawah sadar manusia tidak dapat membedakan kenyataan dan angan-angan. Saat angan-angan tersebut muncul, tubuh akan melepaskan hormon tertentu yang membuatmu bahagia.

Jika keinginan terwujud menjadi kenyataan, maka hormon kebahagiaan akan muncul lebih banyak. Sebaliknya, apabila ada hal yang tidak sesuai keinginan maka hal tersebut akan terasa amat menyakitkan.

Kenapa Penyebab Sakit Hati Karena Cinta Susah Hilangnya

Ki Ageng Suryomentaram, seorang tokoh dari jawa yang sering dijuluki bapak psikologi jawa pernah berkata bahwa ada dua hal yang membuat seorang manusia menderita.

Hal pertama adalah apa yang disebut melik (bahasa jawa) yang berarti ingin. Hal kedua ialah milik (bahasa jawa) yang berarti rasa memiliki / melekat / terikat.

Melik ialah apa yang sudah dibahas pada bagian atas, yaitu rasa ingin. Saat menginginkan sesuatu, kamu akan merasa bahwa sesuatu itu harus terjadi. Lucunya lagi, bahkan kamu bisa sakit hati pada apa yang belum menjadi kenyataan.

Ingat bahwa keinginan itu bukan kenyataan, belum menjadi kenyataan. Jawaban dari keinginan ialah terwujud dan tidak terwujud. Hal tersebut memiliki peluang 50:50, jadi siapkan dirimu untuk menerima kedua jawaban.

Sedangkan Milik adalah rasa memiliki, atau melekat terhadap sesuatu.

Bayangkan jika ada selembar kain yang ditempelkan pada kulit kamu dengan dua jenis lem yang berbeda, tangan kanan ditempel dengan menggunakan lem kertas biasa, tangan kiri ditempel dengan lem besi yang sangat keras.

Setelah lem tersebut sama-sama mengering, lalu kamu cabut dengan paksa kedua kain tersebut dari tangan itu. Apa yang terjadi?  

Jika keduanya ditarik dengan paksa dan cara yang sama maka sudah dapat diprediksikan hasilnya. Tangan kanan akan baik-baik saja, karena daya lekatnya tidak seberapa, sedangkan tangan kiri akan mendapat luka yang sangat menyakitkan karena lem tersebut sangat lengket.

Lem yang saya maksud disini adalah ikatan emosional yang mendalam, rasa memiliki, kemelekatan yang tiba-tiba dipaksa untuk lepas begitu saja oleh kenyataan.

Semakin melekat sesuatu pada diri kamu, maka semakin sakit kamu melepasnya.

Baca Juga: Move on bukan tentang melupakan

Akibat Sakit Hati yang Mendalam

Dari penjelasan tetang “penyebab sakit hati karena cinta” di atas, ada hal yang lebih penting. Yaitu sakit hati yang terus dibiarkan mendalam dan tidak diobati akan berdampak pada berbagai aspek hidupmu, diantaranya:

  • Mengganggu motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan
  • Berpotensi membuat seseorang terjebak dalam obat-obatan terlarang
  • Bisa menyebabkan trauma hingga depresi
  • Mengganggu kehidupan romansa dengan pasangan yang berikutnya

Cara Menghilangkan Sakit Hati dan Kecewa

Tidak hanya penjelasan tentang penyebab sakit hati karena cinta, tulisan ini juga akan memberikan kamu tips untuk menghilangkan sakit hati dan kecewa.

Setelah kamu paham bahwa apa yang terjadi padamu disebabkan karena dua hal yaitu melik dan milik, maka pada bagian ini akan lebih mudah dipahami. Lakukan langkah-langkah atau cara menghilangkan sakit hati dan kecewa berikut ini:

Langkah pertama ialah Memaafkan, ya benar memaafkan. Orang yang perlu kamu maafkan ialah 1. Orang lain dan perilakuknya, 2. Memaafkan diri sendiri karena terjebak dalam ekspektasi dan harapan, 3. Memaafkan kenyataan / takdir / apapun yang kamu artikan.

Memaafkan tidak berarti melupakan, memaafkan ialah berdamai dengan segala hal negatif yang kamu terima.

Langkah kedua adalah Melepaskan, lepaskan saja beban-beban yang membuatmu sakit hati karena cinta. Misal karena pasangan kamu tidak menerima kamu, pasangan kamu tidak setia, pasangan kamu tidak seperti apa yang kamu inginkan.

Lepaskan saja, jangan paksa kenyataan harus sesuai dengan keinginanmu.

Langkah ketiga adalah Menerima Kenyataan. Ini adalah bagian yang sulit. Seperti kalimat sebelumnya bahwa keyataan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Memaksakan kenyataan untuk terjadi persis seperti apa yang kamu inginkan itu pasti menyakitkan.

Pada akhirnya, orang yang berdamai dengan kenyataanlah yang akan hidup bahagia bukan?

Langkah paling akhir ialah Memilih Makna atas Kejadian. Saat kamu menyerah, pasrah, menerima kenyataan dan berdoa, maka pasti akan ada pikiran lain dalam otakmu yang berkata “ah mungkin ini adalah proses pendewasaanku“, “ah mungkin Tuhan sedang merencanakan yang terbaik“, “ah mungkin…..“.

Benar, ada jutaan makna yang bisa kamu pilih dari apa yang terjadi pada dirimu. Kamu bebas memilih makna yang membuatmu bangkit dan hidup lebih bahagia, atau kamu bisa memilih makna yang terus membuatmu sakit. Bebas….!

Lucunya, manusia sering kali lebih memilih untuk lari dari kenyataan. Memaksakan apa yang mereka inginkan untuk diwujudkan. Setelah mereka terpojok, mereka lebih memilih untuk mencari kambing hitam.

~ @gun_abraham

Jadi, itulah tadi tulisan ku tentang “Penyebab Sakit Hati Karena Cinta“. Ambil apa yang bisa diambil, buang apa yang tidak diperlukan. Mau curhat? Klik aja Curhat Gratis.