Siapa Sih Gun Abraham?


Home » Siapa Sih Gun Abraham?

Engggg…. Lupakan soal foto di atas, itu jaman saya masih kurus dan rapih… he..he..hee…

Hai, salam kenal, Saya Gun Araham… dan ini cerita saya:

Perkenalan saya dengan Bimbingan Konseling di 2008, membuat saya tertarik lebih jauh mengenai perilaku manusia dan segala pola pemikiran yang ada di dalamnya. Saya mulai mempelajari lebih lanjut mengenai hipnosis dan teknologi pikiran pada tahun 2010 hingga saat ini. Pintu gerbang saya mempelajari hypnosis adalah dari sebuah tempat yang bernama Indonesian Board of Hypnotherapy.

Tujuh (7) tahun kuliah membuat saya cukup hafal sesi perkuliahan, bukan materinya hafal, tapi jokes garing dari dosen yang “itu-itu saja“. Angka tujuh barusan bukan anjuran untuk ditiru, kecuali Anda sudah seterkenal Sumanto atau secerdas Tony Blank.

Terlanjur basah terciprat pengetahuan mengenai pengembangan diri, saya kemudian mencicipi beberapa ilmu lain yang masih satu nuansa seperti Neuro Linguistic Programming, Vibrasi, Tarot Reading, Mentalism, dll. Hasil pembelajaran saya mengantarkan saya pada profesi saat ini, tentu tidak jauh dari panggung.

Profesi awal yang saya ambil adalah menjadi “PRIA PENGHIBUR“, bentar… jangan berpikir yang ‘enak-enak‘ dulu. Pria Penghibur di sini dalam arti mepersembahkan pertunjukan ‘permainan pikiran‘ di atas panggung untuk menghibur penonton. Tentu di pekerjaan inilah saya menemukan nama panggung “Gun Abraham” yang kamu kenal ini.

Keusilan saya untuk bereksperimen kerap saya tuangkan dalam segala routine permainan mentalism & hipnosis panggung yang saya bawakan di setiap pertunjukan. Semua hasil uji coba, eksperimen dan frustrasi yang pernah saya lakukan, selalu saya coba untuk tampilkan di atas panggung. Semua dikemas dengan cara epic agar menjadi kesan biasa bagi klien yang mengundang saya.

Pada awal 2012 akhir direkrut oleh salah satu penyedia jasa entertainment di Yogyakarta. Dari sanalah karir saya menjadi performer panggung dimulai, saya mulai memasuki dunia professional entertainer. Pertunjukan demi pertunjukan, mulai cafe kecil, event komunitas, hingga lingkup korporasi telah saya lakukan, dan sekarang saya lelah.

Dan ini adalah beberapa dokumentasi penampilan saya dulu.

Namun, kecintaan saya terhadap dunia ‘perilaku manusia‘ membuat saya tetap ingin belajar. Saya menemukan bidang baru yang cukup menggelitik, namun masih bersentuhan dengan perilaku manusia. Bidang itu adalah romansa… ya bidang ini menurut saya sangat menarik. Hal inilah yang berhasil yang membuat saya berpaling dari hiruk-pikuk panggung hiburan.

Saya memulai langkah pertama saya dari belajar megenai Pick Up Artist (salah teknik sepik-sepik iblis gimana cara menggaet cewek). Kemudian mendalami mengenai psikologi dalam hubungan percintaan, pra-nikah, dan sebagainya. Kemudian saya mulai bereksperimen, mencoba materi-materi yang saya lahap. And you know what? It works!

Saya pikir, sayang sekali jika materi sebagus ini saya simpan sendiri. Saya mulai membagikan materi ini pertama kali pada orang terdekat saya hingga mereka berhasil mendapat pasangan pertama mereka. Ternyata menyenangkan sekali, bahkan saat ini saya lebih suka membantu orang dengan sesi privat one-on-one untuk membantu mereka mengatasi kejombloan mereka.

Sampai saat ini dengan latar belakang bimbingan konseling saya, saya masih tetap menerima konsultasi dalam bentuk konseling pribadi. Ide-ide dan pemahaman para pakar pengembangan diri tetap saya terapkan dalam berbagai sesi bersama klien yang menggunakan jasa konseling saya. Saya menyebut program ini sebagai “DUKUN CURHAT”.

Saat ini, saya menemukan sebuah hobi baru yang menyenangkan. Blogging… ya.. saya membuat website, menulis di dalamnya, membagi referensi dan pengetahuan dalam blog ini. Pada akhirnya, situs ini akan menuntun Anda mengenal lebih dekat saya, serta memudahkan Anda menemukan berbagai pengetahuan pengembangan diri paling tepat untuk diri Anda.

Selamat menikmati tulisan dan blog saya, silahkan share artikel-artikel saya yang menurut Anda bermanfaat. Biarkan diri Anda menjadi bagian dari proses perubahan diri orang-orang tercinta di sekitar Anda untuk menjadi lebih baik.